SATGAS WASPADA INVESTASI LINDUNGI MASYARAKAT

Maraknya kasus penipuan berkedok investasi mengakibatkan masyarakat perlu terus waspada, sementara pemberantasan penipuan tersebut juga semakin digiatkan.

 

Setelah menutup 6 (enam) entitas pada Januari dan 7 (tujuh) entitas pada Februari lalu, pada akhir bulan Maret kemarin Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) kembali menghentikan 6 (enam)kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin dari otoritas manapun. Dengan demikian, sepanjang tahun 2017 sudah 19 perusahaan dinyatakan ditutup.

 

Penghentian kegiatan usaha atas keenam entitas/ perusahaan/ pihak tersebut oleh Satgas Waspada Investasi, merupakan  bentuk perlindungan kepada masyarakat, dan masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan mereka sampai mereka memperoleh izin dari otoritas yang berwenang.

Keenam entitas/ perusahaan/ pihak tersebut adalah :

  1. Starfive2u.com

Aplikasi yang dibuat oleh satu kelompok trader yang melakukan kegiatan trading valas, komoditi, dan crypto currency sejak tahun 2014. Keuntungan yang dijanjikan sebesar 5% per hari dan berlangsung selama 20 hari sejak akun member aktif.

  1. PT Alkifal Property

Perusahaan yang menawarkan program kepemilikan rumah tanpa harus melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan menghindari riba.

  1. Groupmatic170

Perusahaan yang menawarkan kegiatan investasi dengan keuntungan 70% per 15 hari.

  1. EA Veow

Melakukan penawaran jasa untuk melakukan kegiatan trading tanpa memiliki izin dari instansi terkait.

  1. FX Magnet Profit

Perusahaan yang menawarkan kegiatan investasi dengan setoran awal sebesar Rp500.000,-, kemudian ditawarkan mendapatkan keuntungan sebesar 0,2% sampai dengan 4%per bulan. Selain itu, peserta ditawarkan bonus tambahan berupa Iphone 7 Plus, Macbook Pro 15″ Touch Bar atau Ipad Pro 12.3 Inch.

  1. Koperasi Serba Usaha Agro Cassava Nusantara di Cicurug, Sukabumi/ Agro Investy

Perusahaan yang menawarkan kegiatan investasi dengan cara menanam pohon singkong dengan modal minimal adalah sebesar Rp1.000.000,- dengan keuntungan yang ditawarkan adalah sebesar 150% dalam jangka waktu 30 hari.

 

Demi menghindari penipuan, masyarakat dihimbau untuk memastikan hal-hal berikut ini sebelum memutuskan untuk berinvestasi:

  1. Perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan;
  2. Pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.
  3. Perusahaan atau pihak yang melakukan penawaran investasi tersebut memiliki tempat tinggal resmi (domisili) usaha sesuai dengan izin yang dimiliki.
  4. Sebaiknya perusahaan investasi tersebut juga tidak masuk dalam Daftar Alert Investasi di minisite Sikapi Uangmu:http://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/AlertPortal/Negative .

Leave a comment

Terdaftar dan diawasi oleh :

Terdaftar juga di :